Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran. (al-Ashr : 1-3)
Ceramah tarawih malam kedua di Masjid Baitul Muttaqin membahas tentang sabar, kata terakhir dalam surah al-Ashr. Ada lima macam sabar, yaitu
  • Sabar dalam beribadah
  • Melakukan ibadah dengan niat yang ikhlash dan sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Serta setelah selesai ibadah, tidak perlu menyebut-nyebut amalan ibadahnya (riya').
  • Sabar dalam menghadapi musibah
  • Jenis musibah ada tiga, yaitu :
    • Ujian
    • Yang mendapatkan ujian adalah mereka yang bertaqwa dan kuat imannya, seperti para Nabi dan Rasul.
    • Peringatan
    • Peringatan adalah Musibah yang dialamai oleh manusia yang beriman, namun terkadang masih melakukan maksiat.
    • Adzab
    • Ini adalah musibah yang menimpa orang-orang kafir yang mengingkari adanya Allah SWT.
  • Sabar terhadap maksiat
  • Artinya menjaga diri agar tidak melakukan maksiat, hal yang dilarang oleh Allah SWT.
  • Sabar dalam kehidupan dunia
  • Menahan diri agar tidak larut dalam lena dunia yang fana ini. Menjaga hawa nafsu, sehingga dalam menjalani kehidupan di dunia ini, tidak hidup secara berlebih-lebihan, rakus, tamak, serakah, kikir, dan nafsu buruk lainnya.
  • Sabar dalam jihad (perjuangan)
  • Usaha-usaha yang dilakukan manusia, terkadang akan membuahkan hasil seperti yang diharapkan, dan terkadang tidak. Kadang buah kesuksesan didapat, kadang buah kegagalan juga dirasa. Dari situlah, sabar diperlukan, yaitu sabar dalam jihad (perjuangan). Allah tidak menilai manusia dari hasil akhirnya, Allah menilai manusia dari usaha yang dilakukannya. Lihatlah, pada perang-perang yang telah dijalani oleh Rasulullah dan para sahabatnya, perang Badar, perang Uhud, perang Khandak, dan perang-perang yang lainnya. Di sana,mereka hanya mengharap ridha Allah, mereka bersungguh-sungguh dalam berjihad, tidak begitu memikirkan apakah setelah itu mereka masih hidup atau mati. Sekali lagi, mereka hanya mengharap ridha Allah. Jika setelah itu mereka masih hidup, berarti mereka dapat beramal shaleh lebih banyak. Namun, jika setelah itu, mereka wafat, mereka telah mengharap ridha Allah untuk dimasukkan ke surga-Nya, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.
    Jadi kalau apa usaha yang kita perjuangkan belum sukses, tetap bersabarlah, tidak perlu putus asa dan patah semangat. Dan jika usaha kita sukses, tetap bersabarlah mengendalikan emosi yang buruk, seperti sombong.
Wallahu 'alam.
#Ceramah dengan sedikit tambahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ini adalah pesan formulir komentar