Sabtu, 26 Agustus 2017
Pekan ini adalah pekan terakhir liburan semester. Pekan depan sudah memulai aktivitas akademik di kampus lagi. Hal-hal penunjang produktivitas pun telah aku persiapkan, namun belum semuanya, baru sebagian. Hehehe.Sore tadi, aku berencana hendak mengganti kabel derailleur depan yang terlihat hampir terputus. Bahaya kabel derailleur jika terputus adalah rantai akan bergesekan dengan derailleur dan lebih parahnya lagi rantai sama sekali tidak dapat bergerak. Oh ya, derailleur adalah bagian dari sepeda pancal yang berfungsi untuk memindah rantai ke roda gigi yang lebih besar atau lebih kecil.
Sebelum memulai prakteknya, aku menonton video tutorial penggantian kabel derailleur-depan dulu, agar tidak melakukan kesalahan dan agar memudahkan dalam prosesnya. Berikut ini adalah videonya. Penjelasan dalam videonya mudah dipahami dan sangat membantu.
Setelah selesai menonton, aku mendatangi sepedaku dan melakukan apa-apa yang telah dipaparkan dalam video. Hingga saat aku hendak memasukkan kabel-yang-baru pada rumah kabel, ternyata diameter kabel barunya lebih besar beberapa ratus mikrometer dari kabel lama, sekitar nol koma satu sekian milimeter. Sudah aku ukur dengan jangka sorong milik adikku. Aku paksa kabelnya agar bisa masuk, ternyata tidak bisa. Sepertinya besok aku harus membeli kabel yang ukurannya sesuai. Aku pun menunda penggantian kabel sore tadi.
Ahad, 27 Agustus 2017
Sore itu setelah sholat asar, aku berangkat menuju toko sepeda di dekat terminal bus kota Bratang. Saat berangkat, matahari bersinar rendah di langit selatan yang kadang menyilaukan mataku lewat pantulan sinarnya di aspal jalan dan cahaya yang langsung menyinari mataku. Sesampainya di toko, aku mengecek ukuran diameter kabel. Alhamdulillaah jodoh. Akhirnya dengan mahar 5000 rupiah, kabel itu aku bawa pulang. Di perjalanan pulang, angin berhembus dari timur ke barat yang membuat ayunan sepedaku semakin berat dan kendali kemudi agak bergoyang-goyang terhempas angin.
Senin, 28 Agustus 2017
Sore itu, setelah sholat asar aku membersihkan pasir yang bercampur dengan oli di rantai sepeda dan sekitar roda gigi. Setelah itu aku memasang kabel derailleur depan. Aku tidak mengatur kabel agar bisa memindahkan gigi ke yang lebih kecil atau lebih besar karena aku hanya menggunakan roda gigi yang diameternya terbesar. Yang aku perlukan hanya membuat derailleur tidak bergesekan dengan rantai. Alhamdulillaah, penggantian kabel derailleur telah selesai.
Terima kasih sudah berkunjung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ini adalah pesan formulir komentar