Aku sudah pernah merasakan berbagai pola makan makanan-berat; tiga kali sehari, dua kali sehari, satu kali sehari, hingga nol kali sehari. Dan sejak berada di bangku kuliah, aku mulai membiasakan diri dan kini telah terbiasa makan dua kali sehari.

Beberapa hari belakangan ada aneka makanan ringan di kamar kosku. Makanan-makanan tersebut adalah kiriman dari orang tua di kampung yang diberikan saat aku hendak berangkat merantau. Pagi itu aku berniat untuk menghabiskannya karena tinggal sedikit.

Pagi itu aku sengaja makan tidak sarapan nasi. Seperti biasa, siang hingga sore aku masih belum lapar. Hingga maghrib menjelang, rasa lapar mulai menghampiri. Aku sebenarnya ingin segera pergi ke warung makan, namun karena masih ada dua temanku (Ganang dan Gusti) yang saat itu bersilaturahim ke kamar kosku, maka aku mencoba menunda keinginan-makanku. Hingga sekitar pukul 21.00, ketika sudah tidak ada lagi yang bertamu di kamarku, aku pergi ke warung terdekat dengan kos.

Awalnya aku hendak membeli nasi, namun melihat hidangan yang sudah tersaji untuk seorang bapak. Aku pun tergoda dan dengan spontan memesan menu yang sama. Sesampainya di kos, aku memakannya sebagian, namun entah kenapa rasa lapar di perutku tidak juga menghilang, malah berubah menjadi rasa lapar yang berbeda. Dan ketika aku mulai berpikir mengapa rasa laparnya tidak juga menghilang, aku menyadari bahwa yang aku makan bukan nasi. Ternyata aku lupa, aku belum makan nasi selama hari itu.

Alhamdulillah yaa Allah, aku bisa makan hari ini. :'-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ini adalah pesan formulir komentar